Selasa, 24 Februari 2015

Imiron: Kajian Semantik Bahasa Jepang


Imiron 「意味論」/ Semantik bahasa Jepang

Minasan, konnichiwa
                Setelah kita mengotak-atik kata bahasa Jepang dari segi jenisnya saja (seperti yang dijelaskan pada teori Hinshi pada postingan sebelumnya), sekarang kita akan mempelajari kata tersebut dari sudut pandang yang berbeda lagi. Di mana sudah mulai melibatkan sebuah makna dari kata bahasa Jepang.



                Imiron 「意味論」atau “Semantik” merupakan salahsatu tataran linguistik yang mengkaji tentang makna dalam bahasa Jepang. Objek kajiannya adalah Go no Imi 「語の意味」atau disebut juga Makna Kata, yang meliputi:

a.       Ruigigo 「類義語」/ Sinonim
Yaitu beberapa kata bahasa Jepang yang memiliki makna yang hampir sama/ mirip.
Contoh:    Utsukushii - Kirei (na) = Cantik
                    Suiei o suru - Oyogu = berenang
                    Benkyō suru - Manabu = belajar
                    Supootsu - Undou = Olahraga            
                    dsb.

b.      Tagigo 「多義語」/ Polisemi
Yaitu kata bahasa Jepang yang memiliki makna lebih dari satu.
Contoh:    Takai = Tinggi, Mahal
                    Ageru = Memberi, Menaikkan
                    Kiru = Memotong, Mematikan
                    Nakunaru = Meninggal, Habis
                    dsb.

c.       Douonigigo「同音異義語」/ Homofon
Yaitu kata bahasa Jepang yang memiliki makna yang berbeda, tetapi memiliki persamaan bunyi/ cara bacanya.
Contoh:     Hana「花」= BungaHana「鼻」= Hidung
                     Hashi「はし」= Sumpit Hashi「橋」 = Jembatan
                     Ame「雨」=HujanAme「飴」= Permen
                     dsb.

d.      Hangigo「反義語」 / Antonim
Yaitu kata bahasa Jepang yang memiliki makna berlawanan. Hangigo juga memiliki jenis-jenisnya yaitu:
·         Antonim Mutlak. Contoh:   Otoko (Laki-laki) >< Onna (Perempuan),
                                                     Shusseki (Hadir) >< Kesseki (Alpha), dsb.
·         Antonim Dua Sisi. Contoh:  Saikou (paling tinggi) >< Saitei (paling rendah), dsb.
·         Antonim Ukuran. Contoh:   Ooi (Banyak) >< Sukoshi (Sedikit)
                                                     Ookii (Besar) >< Chiisai (Kecil), dsb.

e.      Jouge-Kankei「上下・関係」/  Superordinat
Yaitu kata bahasa Jepang yang diklasifikasikan berdasarkan kelompoknya masing-masing.
Contoh:     Neko (kucing)
                    Inu (anjing)                          
    Ushi (sapi)
    Sakana (ikan)
    = Doubutsu (Hewan)

                    Nihon (Jepang)
                    Indoneshia (Indonesia)                                    
    Chuugoku (Cina)
    Amerika (Amerika)
    = Kuni (Negara)
    dsb.

                Demikianlah sedikit kajian mengenai Semantik dalam bahasa Jepang. Semoga bermanfaat bagi minasan. Kritik dan saran sangat kami terima hhe. Ja, Kore de Owarimashou. Otsukaresama deshita. ^^          

Jumat, 20 Februari 2015

Konjugasi Verba Bahasa Jepang


Konjugasi Verba Bahasa Jepang
Oleh: AGA

Konjugasi Verba bahasa Jepang atau disebut juga 動詞の活用 (doushi no katsuyou) adalah sistem perubahan bentuk Kata Kerja dalam bahasa Jepang. Konjugasi ini berhubungan dengan hal tertentu dan senantiasa menunjukkan eksistensinya bila diletakkan dalam suatu kalimat. 


Ilustrasi merubah bentuk kata kerja bahasa Jepang

Kemudian, Konjugasi Verba bahasa Jepang ini termasuk dalam salahsatu Tataran Linguistik bahasa Jepang yaitu Morfologi (Keitairon). Dimana suatu kajian mengenai kata dan proses pembentukannya.

Dalam bahasa Jepang, konjugasi verbanya sendiri ada 6 jenis yaitu:


Senin, 06 Oktober 2014

Morfem dan Kata dalam bahasa Jepang



Morfem dan Kata dalam bahasa Jepang
Oleh: Aga


           
             Morfologi adalah salahsatu tataran linguistik yang mengkaji tentang kata dan proses pembentukannya. Dalam bahasa Jepang, morfologi disebut  形態論 (keitairon). Seperti pada bahasa Indonesia, morfologi bahasa Jepang (keitairon) terdiri dari morfem dan kata (*lihat gambar). Lalu, morfem itu apa dan kata itu apa, berikut masing-masing penjelasannya: 

Selasa, 09 September 2014

Kelas Kata Bahasa Jepang



Kelas Kata dalam Bahasa Jepang
Oleh: AGA



Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Sebelum kita masuk ke pembahasan utama, mari kita ketahui bersama-sama terlebih dahulu apakah arti kata itu sendiri.          
Kata adalah sekumpulan huruf yang memiliki arti dan memiliki jenis yang bermacam-macam. Karena memiliki jenis yang bermacam-macam itulah kata dibagi menjadi beberapa kategori. Dalam bahasa Indonesia, pembagian kategori itu disebut Kelas Kata atau 「品詞」 Hinshi dalam bahasa Jepang. Perlu diketahui, seperti pengkategorian kata menjadi Kata Benda, Kata Sifat, Kata Kerja, dan sebagainya itulah yang disebut Kelas Kata. Hal itu dibuat untuk mempermudah pembelajar dalam memahami kata secara mendalam. Mengingat kata sendiri adalah unsur terpenting sebagai pembangun kalimat.
Bahwasannya, pengkategorian dalam jenis kata (Kelas Kata) mungkin dimiliki di setiap bahasa. Contonya dalam bahasa Inggris yang terkenal dengan “The eight parts of speech”nya. Begitu halnya dengan bahasa Jepang.
Dalam bahasa Jepang, Kelas Kata (Hinshi) dibagi menjadi 9 yaitu:

Senin, 21 Juli 2014

Apakah JLPT itu?


 Mungkin minasan ada yang sudah tahu apakah JLPT itu ya? Nah, JLPT (Japanese Language Proficiency Test) atau disebut juga Nihongo Nōryoku Shiken yaitu semacam ujian/ test sebagai pengakuan seseorang dalam kemampuannya berbahasa Jepang, Yang bahasa aslinya bukan bahasa Jepang. Atau bisa dikatakan test TOEFL nya bahasa Jepang lah, hehe.
Ujian ini dibentuk oleh The Japan Foundation dan Asosiasi Pendidikan Internasional di Jepang pada tahun 1984. Ujian ini merupakan ujian bahasa Jepang terbesar dan dilakukan secara serentak diseluruh dunia lho...

Kamis, 10 Juli 2014

Kanji Sonomama Rakubiki Jiten


A.    Pengertian
            Kanji Sonomama Rakubiki Jiten DS adalah salahsatu software/ perangkat lunak Nintendo DS yang berbentuk program kamus elektronik Jepang-Inggris atau Inggris-Jepang. Kamus elektronik ini mulai dirilis pada tanggal 13 April 2006, yang dikembangkan oleh Pengembangan Software Nintendo dan Sistem Intelegensi di Jepang.


 
Gambar 1.1: Perangkat Nintendo DS                                


Rabu, 28 Mei 2014

Pengantar Bahasa Jepang



     A.      Pendahuluan
         Bahasa Jepang adalah bahasa yang dimiliki bangsa Jepang, merupakan bahasa yang cukup populer dimata dunia. Mengingat kemajuan yang yang dimiliki bangsa tersebut baik dari segi teknologi maupun budaya sehingga bahasa Jepang menjadi bahasa yang cukup diminati dan memiliki daya tarik tersendiri sebagai bahasa Internasional.
         Di indonesia, bahasa Jepang juga semakin populer. Hal itu dikarenakan membaiknya hubungan Indonesia dan Jepang. Hal itu diperkuat oleh website kedutaan Jepang untuk Indonesia (http://www.id.emb-japan.go.jp/speech_dubes_ijbf.html).
      “Jepang dan Indonesia telah membangun hubungan yang sangat erat, yang terjalin oleh persahabatan yang kuat dan rasa hormat yang telah melalui waktu panjang. Sekarang, Indonesia merupakan sahabat sekaligus mitra yang tidak tergantikan bagi Jepang.”